IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Asr Ayat 3

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Asr Ayat 3

3 Surah Al-Asr Ayat 3 ⬇️
اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
📘 Cara Baca:
illallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti wa tawāṣau bil-ḥaqqi wa tawāṣau biṣ-ṣabr
Arti Terjemahan Indonesia:
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
الا
kecuali
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Istitsnā'
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf pengecualian.
Akar Kata: إ ل ل
الذين
orang-orang yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl, Jamak, Mudzakkar
Kedudukan: Mustatsnā (yang dikecualikan)
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Yang dikecualikan dari ٱلْإِنسَٰنَ.
Akar Kata: ل ذ ي
آمنوا
mereka beriman
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Mabni atas Dhommah
Penjelasan: Fi'il Māḍi. Wāwu (و) adalah Fā'il.
Akar Kata: أ م ن
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
عملوا
mereka beramal
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Dhommah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada ءَامَنُوا.
Akar Kata: ع م ل
الصالحات
saleh
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Jamak Muannats Sālim
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Kasrah
Penjelasan: Objek dari عَمِلُوا.
Akar Kata: ص ل ح
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
تواصوا
mereka saling menasihati
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah Muqaddarah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada ءَامَنُوا.
Akar Kata: و ص ي
ب
dengan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Kasrah
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: ب
الحق
kebenaran
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Mudzakkar
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim Majrūr.
Akar Kata: ح ق ق
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
تواصوا
mereka saling menasihati
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah Muqaddarah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada ءَامَنُوا.
Akar Kata: و ص ي
ب
dengan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Kasrah
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: ب
الصبر
kesabaran
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim Majrūr.
Akar Kata: ص ب ر
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kata
إِلَّا الَّذِينَ (Kecuali orang-orang yang)
Tipe Analisis: Kalimat
آمَنُوا (Beriman)
Kalimat: Jumlah Fi'liyyah - Āmanū: Fi'il Māḍī + Fā'il. Jumlah ini adalah Ṣilat al-Mawṣūl.
Tipe Analisis: Kalimat
وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ (Dan mengerjakan kebajikan)
Kalimat: Jumlah Fi'liyyah + 'Aṭfī - Wāw 'Aṭf. Al-Ṣāliḥāti: Maf'ūl Bih (Mansūb dengan Kasrah). Di-'aṭaf'kan pada Āmanū.
Tipe Analisis: Kalimat
وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ (Dan saling menasihati untuk kebenaran)
Kalimat: Jumlah Fi'liyyah + 'Aṭfī - Wāw 'Aṭf. Tawāṣaw: Fi'il Māḍī + Fā'il. Bi al-Ḥaqqi: Jār Majrūr.
Tipe Analisis: Kalimat
وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (Dan saling menasihati untuk kesabaran)
Kalimat: Jumlah Fi'liyyah + 'Aṭfī - Wāw 'Aṭf. Di-'aṭaf'kan pada Tawāṣaw sebelumnya. Bi al-Ṣabri: Jār Majrūr.
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • آمَنُوا • Shorof
آمَنُوا berasal dari akar kata أ م ن. Bentuk aslinya adalah أَأْمَنُوا, merupakan Fiil Mahmūz.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl Hamzah: Dua Hamzah yang bertemu (أَأْ) diubah menjadi satu Hamzah panjang (Alif Mad) $\rightarrow$ **آَمَنُوا** (Ibdāl Hamzah menjadi Madd).
Fiil • وَتَوَاصَوْا • Shorof
وَتَوَاصَوْا berasal dari akar kata و ص ي. Bentuk aslinya adalah وَتَوَاصَيُوا, merupakan Fiil Laqīf Mafrūq/Naqish Yā'iy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl & Hadhf

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl dan Hadhf: 1. Ibdāl: Huruf yā' (ي) diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah. 2. Hadhf: Alif tersebut dihapus (Hadhf) karena bertemu dengan wāw Jamā'ah (و) sukun.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Istithnā' (Pengecualian)
Penggunaan **إِلَّا (Illā/kecuali)** adalah *Istithnā'* (pengecualian) yang membatasi generalisasi kerugian pada Ayat 2. Ini menunjukkan bahwa hanya empat kriteria ini yang dapat menyelamatkan manusia dari kerugian.
Ma'ani - Jam' al-Ma'ānī (Penggabungan Makna)
Ayat ini menggabungkan empat pilar keselamatan yang wajib dipenuhi: **Iman**, **Amal Saleh**, **Tawāṣī bil-Ḥaqq (Nasihat Kebenaran)**, dan **Tawāṣī biṣ-Ṣabr (Nasihat Kesabaran)**. Surat ini dikenal karena *Ijaz* (keringkasan) yang luar biasa dalam merangkum semua prinsip keselamatan.
Badi' - Munasabah
Empat pilar tersebut memiliki *Munasabah* (kesesuaian) yang logis: dua pilar pertama adalah perbaikan diri (**Individual**) dan dua pilar berikutnya adalah perbaikan masyarakat (**Sosial**).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh. Pengecualian pertama dari kerugian adalah orang yang memiliki iman dan amal shaleh.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menerangkan bahwa "illalladziina aamanuu wa 'amilush shaalihaati" merupakan pengecualian pertama dari kerugian universal. Al-Qurthubi menambahkan bahwa iman harus disertai amal shaleh karena iman tanpa amal bagaikan pohon tanpa buah. Ath-Thabari menguraikan bahwa iman adalah fondasi sedangkan amal shaleh adalah bangunannya. Al-Baidhawi menjelaskan bahwa kombinasi iman dan amal shaleh inilah yang menyelamatkan dari kerugian. Az-Zamakhsyari menekankan bahwa iman harus diwujudkan dalam perbuatan nyata.