Aku bersumpah demi Hari Kiamat.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Lā uqsimu bi yaumil-qiyāmah" adalah sumpah Allah. Dalam tafsir bahasa Arab, **Lā uqsimu** (Aku bersumpah) sering diartikan sebagai "Aku bersumpah sungguh-sungguh" (Lā di sini dianggap sebagai penegas, bukan penolakan).
---
**Yaumil-qiyāmah** (Hari Kiamat) adalah hari kebangkitan dan perhitungan. Ibnu Katsir menekankan bahwa sumpah ini menegaskan **kemutlakan kejadian Kiamat** dan betapa agungnya hari tersebut di sisi Allah.