IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Mursalat Ayat 18

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Mursalat Ayat 18

18 Surah Al-Mursalat Ayat 18 ⬇️
كَذٰلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِيْنَ
📘 Cara Baca:
każālika naf'alu bil-mujrimīn
Arti Terjemahan Indonesia:
Demikianlah Kami perlakukan orang-orang yang berdosa.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
كذلك
Demikianlah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: Jarr, Isim Isyārah
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Mabnī
Penjelasan: Kāf al-Tasybīh. Żālika Isim Isyārah fī maḥal Jarr
Akar Kata: ك - ذ ل ك
نفعل
Kami perbuat
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Marfū' bi aḍ-Ḍammah
I'rab & Tanda: Fā'il (naḥnu) mustatir
Penjelasan: Marfū' bi aḍ-Ḍammah ẓāhirah
Akar Kata: ف ع ل - فَعَلَ - يَفْعَلُ
بالمجرمين
terhadap orang-orang yang berdosa
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: Jarr, Isim Fā'il
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Majrūr bi al-Yā'
Penjelasan: Bā' al-Jarr. Majrūr bi al-Yā' (Jamak Mudzakar Sālim)
Akar Kata: ب - ج ر م
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Tasybīh wa Taʻmīm
Pernyataan **كَذَلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِينَ (Kadzālika nafʻalu bil-mujrimīn/Demikianlah Kami perlakukan orang-orang yang berdosa)** adalah *Tasybīh* (penyerupaan): azab yang sama yang menimpa orang dahulu akan menimpa orang berdosa manapun (*Taʻmīm*).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Demikianlah Kami memperlakukan orang-orang yang berdosa.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Kadzālika naf‘alu bil-mujrimīn" adalah kaidah Ilahi: **Demikianlah Kami memperlakukan orang-orang yang berdosa** (*al-mujrimīn*). Ath-Thabari menerangkan bahwa *al-mujrimīn* adalah mereka yang melakukan kejahatan dan mendustakan. Al-Qurthubi menambahkan bahwa hukuman ini adalah sunnatullah bagi para pendurhaka. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah kepastian hukum karma Ilahi. Al-Alusi menekankan bahwa perlakuan ini adalah keadilan yang mutlak. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *bil-mujrimīn* sebagai penegasan identitas mereka yang layak dihukum.