IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Abasa Ayat 1

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Abasa Ayat 1

1 Surah Abasa Ayat 1 ⬇️
عَبَسَ وَتَوَلّٰىٓۙ
📘 Cara Baca:
'abasa wa tawallā
Arti Terjemahan Indonesia:
Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
عبس
Dia (Muhammad) bermuka masam
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Fi'il
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fa'ilnya Dhomir Mustatir (هو).
Akar Kata: ع ب س
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu 'Aṭaf.
Akar Kata: و
تولى
berpaling
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah Muqaddarah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada عَبَسَ. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (هو).
Akar Kata: و ل ي
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • وَتَوَلَّى • Shorof
وَتَوَلَّى berasal dari akar kata و ل ي. Bentuk aslinya adalah وَتَوَلَّيَ, merupakan Fiil Laqīf Maqrūn.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf yā' (ي) di akhir kata kerja diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
Fiil • وَتَوَلَّى • Shorof
وَتَوَلَّى berasal dari akar kata و ل ي. Bentuk aslinya adalah وَتَوَلَّيَ, merupakan Fiil Laqīf Maqrūn.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf yā' (ي) di akhir kata kerja diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - ʻAtab Bi al-Lafẓ al-Ghaib
Ayat ini adalah *ʻAtab* (teguran) dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Teguran disampaikan dengan menggunakan kata ganti orang ketiga (**عَبَسَ وَتَوَلَّى / ʻAbasa wa tawallā/Dia bermuka masam dan berpaling**), bukan langsung kepada Nabi. Ini adalah *Iltifāt* (pengalihan) yang menunjukkan kasih sayang dan kelembutan Allah dalam menegur kekasih-Nya.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa " ‘Abasa wa tawallā" merujuk pada **bermuka masam** (*‘abasa*) **dan berpaling** (*tawallā*) yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ﷺ. Ibnu Katsir menerangkan bahwa ini terjadi ketika seorang sahabat buta, Abdullah bin Ummi Maktum, datang memohon pengajaran saat Nabi ﷺ sedang fokus berdakwah kepada pembesar Quraisy. Al-Qurthubi menambahkan bahwa perbuatan ini adalah *‘itab* (teguran) dari Allah kepada Nabi ﷺ. Al-Baidhawi menguraikan bahwa Nabi ﷺ berharap dapat mengislamkan pembesar agar diikuti rakyatnya, sehingga berpaling dari orang buta. Al-Alusi menekankan bahwa teguran ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap orang yang sungguh-sungguh mencari hidayah. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *‘abasa wa tawallā* sebagai sikap kemanusiaan yang lebih mengutamakan yang berkuasa.