IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Abasa Ayat 10

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Abasa Ayat 10

10 Surah Abasa Ayat 10 ⬇️
فَاَنْتَ عَنْهُ تَلَهّٰىۚ
📘 Cara Baca:
fa anta 'an-hu talahhā
Arti Terjemahan Indonesia:
engkau (Muhammad) malah mengabaikannya.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ف
maka kamu
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Fā' Jawab Syarṭ dan Ḍamīr Munfaṣil
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fā' Jawab Syarṭ.
Akar Kata: ف - أ ن ت
أنت
kamu
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ḍamīr Munfaṣil
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Mubtada'.
Akar Kata: أ ن ت
عنه
darinya
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Mabni atas Dhommah
Penjelasan: Jār (عَنْ) dan Majrūr (هُ). Mu'ta'alliq kepada تَلَهَّىٰ.
Akar Kata: ع ن ن - ه و
تلهى
berpaling
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Khobar
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah Muqaddarah
Penjelasan: Khobar dari أَنتَ.
Akar Kata: ل ه و
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • تَلَهَّى • Shorof
تَلَهَّى berasal dari akar kata ل ه و. Bentuk aslinya adalah تَلَهَّوُ, merupakan Fiil Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf wāw (و) di akhir kata kerja diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
Fiil • تَلَهَّى • Shorof
تَلَهَّى berasal dari akar kata ل ه و. Bentuk aslinya adalah تَلَهَّوُ, merupakan Fiil Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf wāw (و) di akhir kata kerja diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Badi' - Muqābalah dan ʻAtab
Ayat ini adalah *Muqābalah* (kontras) dengan Ayat 6: **melayani** orang kaya vs **تَلَهَّى (talahhā/mengabaikan)** orang buta. Teguran terakhir ini menyempurnakan celaan.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Maka kamu mengabaikannya.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Fa anta ‘anhu talahhā" adalah kesalahan Nabi ﷺ: **maka kamu mengabaikannya** (*talahhā*), yaitu mengalihkan perhatian dan memalingkan diri. Ath-Thabari menerangkan bahwa *talahhā* berarti menyibukkan diri dengan orang lain. Al-Qurthubi menambahkan bahwa mengabaikan orang yang takut kepada Allah adalah kehilangan kesempatan besar. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah teguran karena mengutamakan yang tidak penting. Al-Alusi menekankan bahwa perhatian seharusnya diberikan kepada yang sungguh-sungguh membutuhkan. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *talahhā* sebagai kelalaian yang dilakukan demi harapan yang semu.