IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Infitar Ayat 14

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Infitar Ayat 14

14 Surah Al-Infitar Ayat 14 ⬇️
وَّاِنَّ الْفُجَّارَ لَفِيْ جَحِيْمٍ
📘 Cara Baca:
wa innal-fujjāra lafī jaḥīm
Arti Terjemahan Indonesia:
dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
Dan sesungguhnya
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf dan Taukīd wa Naṣb
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu 'Aṭaf.
Akar Kata: و - أ ن ن
إن
sesungguhnya
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Taukīd wa Naṣb
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf Penegas dan Penashab.
Akar Kata: أ ن ن
الفجار
orang-orang durhaka
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Jamak Taksir
Kedudukan: Isim إِنَّ
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Isim إِنَّ.
Akar Kata: ف ج ر
ل
benar-benar
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Lām Ibtidā' dan Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Lām (لَ) Taukīd.
Akar Kata: ل - ف ي ي
في
dalam
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: ف ي ي
جحيم
neraka Jahim
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Alam
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim Majrūr. Jār Majrūr ini Khobar إِنَّ.
Akar Kata: ج ح م
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Badi' - Muqābalah dan Taukīd
Ayat ini adalah *Muqābalah* dengan Ayat 13: **abrār (orang berbakti) dalam naʻīm** vs **فُجَّارَ (fujjāra/orang durhaka) dalam جَحِيمٍ (jaḥīm/Neraka Jahim).**
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam Neraka Jahīm.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wa innal-fujjāra lafī jaḥīm" adalah penegasan balasan bagi orang jahat: **orang-orang yang durhaka** (*al-fujjār*) **benar-benar berada dalam Neraka Jahīm**. Ath-Thabari menerangkan bahwa *al-fujjār* adalah orang yang mendustakan Hari Pembalasan (ayat 9). Al-Qurthubi menambahkan bahwa *al-Jaḥīm* adalah api yang menyala-nyala. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah kontras yang sempurna dengan *na’īm*. Al-Alusi menekankan bahwa *Jaḥīm* adalah tempat yang pasti bagi mereka. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *Jaḥīm* sebagai konsekuensi dari penolakan terhadap kebaikan *Al-Karīm*.