IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat At-Tariq Ayat 1

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat At-Tariq Ayat 1

1 Surah At-Tariq Ayat 1 ⬇️
وَالسَّمَاۤءِ وَالطَّارِقِۙ
📘 Cara Baca:
was-samā`i waṭ-ṭāriq
Arti Terjemahan Indonesia:
Demi langit dan yang datang pada malam hari.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
Demi
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Qasam
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu (و) Sumpah.
Akar Kata: و
السماء
langit
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat
Kedudukan: Maqsum Bih
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim yang disumpahi.
Akar Kata: س م و
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf / Qasam
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu 'Aṭaf.
Akar Kata: و
الطارق
yang datang di malam hari
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Fā'il
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada ٱلسَّمَآءِ.
Akar Kata: ط ر ق
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Isim • وَالسَّمَاءِ • Shorof
وَالسَّمَاءِ berasal dari akar kata س م و. Bentuk aslinya adalah سَمَاوٌ, merupakan Isim Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl Hamzah: Huruf wāw (و) di akhir kata diubah menjadi hamzah (ء) karena terletak setelah alif za'idah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Qasam (Sumpah) Li al-Taʻẓīm
Allah bersumpah (**وَالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ / Was-samā'i waṭ-ṭāriq**) demi langit dan **Aṭ-Ṭāriq**. Ini adalah *Qasam Li al-Taʻẓīm* (mengagungkan) ciptaan.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Demi langit dan yang datang pada malam hari. Sumpah Allah dengan langit dan benda-benda bercahaya yang tampak di malam hari.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Was-samā’i waṭ-ṭāriq" adalah sumpah Allah dengan **langit** dan **At-Thariq**, yaitu **bintang** yang muncul di malam hari (*ṭāraqa* berarti datang pada malam hari). Ath-Thabari menerangkan bahwa *At-Thariq* adalah segala sesuatu yang datang pada malam hari, tetapi ayat berikutnya memperjelasnya sebagai bintang. Al-Qurthubi menambahkan bahwa sumpah ini menarik perhatian manusia pada tanda-tanda kebesaran Allah di angkasa. Al-Baidhawi menguraikan bahwa sumpah dengan makhluk-Nya adalah untuk mengagungkan apa yang akan diungkapkan. Al-Alusi menekankan bahwa bintang yang datang di malam hari adalah metafora untuk wahyu yang datang menerangi kegelapan. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *Thariq* sebagai bintang yang mengetuk pintu malam, memberikan cahaya.