➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk. Penjelasan kedua tentang sifat Allah, yaitu Penentu takdir dan Pemberi hidayah.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Walladzī qaddara fa hadā" berarti Allah adalah **Dzat yang menentukan kadar** (*qaddara*) atau takdir setiap makhluk dan **memberi petunjuk** (*hadā*) kepada mereka. Ibnu Katsir menerangkan bahwa *qaddara* meliputi penentuan rezeki, ajal, dan bentuk, dan *hadā* merujuk pada petunjuk insting (hewan) atau petunjuk syariat (manusia). Al-Qurthubi menambahkan bahwa *hadā* mencakup petunjuk umum bagi semua makhluk untuk menjalani kehidupannya. Al-Baidhawi menguraikan bahwa penentuan dan petunjuk ini menunjukkan kebijaksanaan Allah. Al-Alusi menekankan bahwa tidak ada satupun makhluk yang tersesat dari takdir yang telah ditetapkan. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *hadā* sebagai penanaman fitrah kebenaran dalam diri manusia.