IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Gasyiyah Ayat 6

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Gasyiyah Ayat 6

6 Surah Al-Gasyiyah Ayat 6 ⬇️
لَيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ اِلَّا مِنْ ضَرِيْعٍۙ
📘 Cara Baca:
laisa lahum ṭa'āmun illā min ḍarī'
Arti Terjemahan Indonesia:
Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ليس
Tidak ada
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi Nāqiṣ
Kedudukan: Fi'il Nāqiṣ
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Isim Laisa-nya Dhomir Mustatir (Dia/makanan).
Akar Kata: ل ي س
لهم
bagi mereka
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Jār (ل) dan Majrūr (هُمْ). Khobar Laisa Muqaddam.
Akar Kata: ل - ه م
طعام
makanan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah
Kedudukan: Isim Laisa Muakhkhar
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Isim Laisa yang diakhirkan.
Akar Kata: ط ع م
إلا
kecuali
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Istithnā'
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Pengecualian.
Akar Kata: أ ل ا
من
dari
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: م ن ن
ضريع
duri
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah
Kedudukan: Mustathnā' / Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Pengecualian / Isim Majrūr.
Akar Kata: ض ر ع
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Ḥaṣr Bil-Istithnā`
Penggunaan **لَيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ إِلَّا (Laisa lahum ṭaʻāmun illā/Tidak ada makanan bagi mereka kecuali)** adalah *Ḥaṣr* (pembatasan) yang menegaskan bahwa satu-satunya makanan mereka adalah **ضَرِيعٍ (ḍarīʻ/pohon berduri)**, yang tidak mengenyangkan dan menyakitkan.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri. Deskripsi makanan azab yang menanti mereka.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Laisa lahum ṭa’āmun illā min ḍarī‘" berarti mereka **tidak memiliki makanan** selain dari **pohon *ḍarī‘*** (sejenis tumbuhan berduri yang tidak mengenyangkan dan beracun). Ath-Thabari menerangkan bahwa *ḍarī‘* adalah sejenis tumbuhan kering dan pahit di Neraka yang tidak disukai oleh hewan sekalipun. Al-Qurthubi menambahkan bahwa makanan ini adalah simbol kepedihan yang tiada akhir. Al-Baidhawi menguraikan bahwa makanan ini tidak dapat mengenyangkan rasa lapar dan hanya menambah penderitaan. Al-Alusi menekankan bahwa makanan ini adalah balasan atas ketidakmauan mereka memberi makan orang miskin di dunia. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *ḍarī‘* sebagai ketiadaan hak hidup yang layak di akhirat.