IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Fajr Ayat 19

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Fajr Ayat 19

19 Surah Al-Fajr Ayat 19 ⬇️
وَتَأْكُلُوْنَ التُّرَاثَ اَكْلًا لَّمًّاۙ
📘 Cara Baca:
wa ta`kulụnat-turāṡa aklal lammā
Arti Terjemahan Indonesia:
sedangkan kamu memakan harta warisan dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang haram),
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
Dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
تأكلون
kamu memakan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Nūn
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada تُكْرِمُونَ. Wāwu (و) Fā'il.
Akar Kata: أ ك ل
التراث
harta warisan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Objek dari تَأْكُلُونَ.
Akar Kata: و ر ث
أكلا
dengan cara makan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Maf'ūl Muṭlaq
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Maṣdar untuk penegasan.
Akar Kata: أ ك ل
لما
yang berlebihan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Na'at (Sifat)
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Sifat bagi أَكْلًا.
Akar Kata: ل م م
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Isim • لَّمًّا • Shorof Idghām Mutamāsilain
لَّمًّا berasal dari akar kata ل م م. Bentuk aslinya adalah لَمَمًا, merupakan Isim Mudha'af.

➡️ Mekanisme: Non-I'lal Idgham

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Idghām: Peleburan dua huruf yang sama (م) pada Isim Masdar.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Bayan - Tasybīh Istia'arah Tashrīḥiyyah
Frasa **أَكْلًا لَّمًّا (aklal-lammā/memakan dengan lahap/mencampur aduk)** adalah *Istia'arah Tashrīḥiyyah* yang menggambarkan nafsu serakah dalam memakan harta warisan tanpa memedulikan hak orang lain.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan kamu memakan harta warisan dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan haram). Penjelasan ketiga tentang kezaliman mereka terkait hak orang lain.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa ta’kulūnat turātsa aklal lammaa" berarti mereka **memakan harta warisan** secara **rakus** (*akl al-lammaa*), mencampurbaurkan hak mereka dengan hak anak yatim atau wanita. Ibnu Katsir menerangkan bahwa mereka mengambil semua bagian tanpa memisahkan hak wanita dan anak kecil. Al-Qurthubi menambahkan bahwa *akl al-lammaa* adalah mengambil harta dengan cara yang sangat tamak. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ketamakan ini adalah akar dari kezaliman terhadap yang lemah. Al-Alusi menekankan bahwa ini adalah pelanggaran hak yang berat. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ini sebagai kezaliman ekonomi yang harus dihindari.