IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Balad Ayat 2

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Balad Ayat 2

2 Surah Al-Balad Ayat 2 ⬇️
وَاَنْتَ حِلٌّۢ بِهٰذَا الْبَلَدِۙ
📘 Cara Baca:
wa anta ḥillum bihāżal-balad
Arti Terjemahan Indonesia:
dan engkau (Muhammad), bertempat di negeri (Mekah) ini,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Ḥālīyah
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wāwu Ḥāl (keadaan).
Akar Kata: و
أنت
engkau
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ḍamīr Munfaṣil
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Ḍamīr yang menjadi Mubtada'.
Akar Kata: أ ن ت
حل
tinggal
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah
Kedudukan: Khobar
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Khobar dari أَنتَ.
Akar Kata: ح ل ل
ب
di
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Jarr dan Isim Isyārah
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah Muqaddarah
Penjelasan: Bā' (ب) Jarr.
Akar Kata: ب - ه ذ ا
هذا
negeri
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Isyārah
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Isim Majrūr.
Akar Kata: ه ذ ا
البلد
negeri (Mekah)
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat
Kedudukan: Badal / Na'at
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Badal (pengganti) dari هَٰذَا.
Akar Kata: ب ل د
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
وَأَنْتَ حِلٌّ بِهَٰذَا الْبَلَدِ (Padahal engkau (Muhammad) bertempat di kota ini)
Kalimat: Wāw Ḥāl [Waw Keadaan] + Jumlah Ismiyyah - Ḥāl [Keterangan Keadaan] bagi Nabi Muhammad (yang Muqaddar [tersembunyi]).
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - ʻAṭaf wa I`tirāḍ
Ayat ini adalah *ʻAṭaf* (sambungan) sumpah, mengagungkan Mekah karena keberadaan Nabi SAW di dalamnya, atau menjadi *I`tirāḍ* (sisipan) yang menghibur Nabi SAW bahwa meskipun ia harus menderita di Mekah, statusnya tetap mulia.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan kamu (Muhammad) bertempat di kota ini. Penegasan terhadap Nabi ﷺ yang menjadikan kota Makkah sebagai tempat tinggalnya.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wa anta hillun bihaadzal balad" berarti Allah bersumpah dengan Makkah **sementara Nabi Muhammad ﷺ berada di dalamnya**. Ath-Thabari menerangkan bahwa *hillun* (bertempat) dapat berarti menetap, atau, menurut tafsir lain, bahwa Allah menghalalkan Makkah bagi Nabi ﷺ untuk berperang di dalamnya pada hari Fathul Makkah. Al-Qurthubi menambahkan bahwa kemuliaan kota itu semakin bertambah karena ada Nabi ﷺ di dalamnya. Al-Baidhawi menguraikan bahwa sumpah ini menonjolkan hubungan khusus antara Nabi dan Makkah. Al-Alusi menekankan bahwa ini adalah penghormatan tertinggi bagi Nabi ﷺ. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan ayat ini sebagai pemuliaan terhadap keberadaan Nabi di tengah perjuangan.