IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Lail Ayat 8

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Lail Ayat 8

8 Surah Al-Lail Ayat 8 ⬇️
وَاَمَّا مَنْۢ بَخِلَ وَاسْتَغْنٰىۙ
📘 Cara Baca:
wa ammā mam bakhila wastagnā
Arti Terjemahan Indonesia:
dan adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah),
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
Dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
أما
adapun
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Syarṭ wa Tafṣīl
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Syarat dan Perincian.
Akar Kata: أ م م
من
orang yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Mubtada' (berdasarkan posisi *raf'*) kedua.
Akar Kata: م و ي
بخل
kikir
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fi'il Māḍi. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (Dia).
Akar Kata: ب خ ل
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
استغنى
merasa cukup
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah Muqaddarah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada بَخِلَ.
Akar Kata: غ ن ي
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Frasa
وَأَمَّا مَنْ بَKHIL (Dan adapun orang yang kikir)
Frasa: Wāw 'Aṭf [Waw Penggabungan] + Harf Tafṣīl [Huruf Perincian] + Ism Mawṣūl [Kata Sambung] + Ṣilat al-Mawṣūl - Ma'ṭūf [diikuti/digabungkan] pada Man A'ṭā. Mubtada'.
Tipe Analisis: Kata
وَاسْتَغْنَىٰ (Dan merasa dirinya serba cukup)
Frasa: Wāw 'Aṭf [Waw Penggabungan] + Fi'il Māḍī [Kata Kerja Lampau] - Ma'ṭūf [diikuti/digabungkan] pada Bakhila.
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • وَاسْتَغْنَى • Shorof
وَاسْتَغْنَى berasal dari akar kata غ ن ي. Bentuk aslinya adalah وَاسْتَغْنَيَ, merupakan Fiil Naqish Yā'iy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf yā' (ي) di akhir kata diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Badi' - Muqābalah
Ayat ini adalah *Muqābalah* (kontras) sempurna dengan Ayat 5: **aʻṭā (memberi)** vs **bakhila (kikir)**, dan **ittaqā (bertakwa)** vs **istaghnā (merasa cukup)**.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup. Kategori kedua dari amal, yaitu orang yang bakhil (pelit) dan sombong (merasa tidak butuh Allah).

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wa ammaa mam bakhila" merujuk pada orang yang **kikir** (menahan harta) dan "was taghnaa" (merasa dirinya cukup) sehingga **tidak membutuhkan Tuhan**. Ath-Thabari menerangkan bahwa ini adalah kontras dengan ayat 5, di mana bakhil adalah lawan dari memberi, dan merasa cukup adalah lawan dari takwa. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ayat ini turun untuk mencela orang-orang kikir yang menolak berinfak. Al-Alusi menguraikan bahwa merasa cukup adalah penyakit hati yang menghalangi manusia dari ketaatan. Al-Baidhawi menjelaskan bahwa kekikiran dan kesombongan adalah dua sifat buruk yang saling berkaitan. Sayyid Quthb menekankan bahwa kekikiran adalah hasil dari lupa akan sumber rezeki.