IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Ad-Duha Ayat 1

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Ad-Duha Ayat 1

1 Surah Ad-Duha Ayat 1 ⬇️
وَالضُّحٰىۙ
📘 Cara Baca:
waḍ-ḍuḥā
Arti Terjemahan Indonesia:
Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah),
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
Demi
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Qasam
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu (و) Sumpah.
Akar Kata: و
الضحى
waktu dhuha
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Maqsum Bih (yang disumpahi)
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah Muqaddarah
Penjelasan: Isim yang menjadi objek sumpah.
Akar Kata: ض ح و
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Frasa
وَالضُّحَىٰ (Demi waktu Duha)
Frasa: Wāw Qasam [Waw Sumpah] + Jār Majrūr [Diawali Huruf Jarr] - Jār Majrūr [Terikat] dengan Fi'il Qasam [Kata Kerja Sumpah] yang Muqaddar [diperkirakan/tersembunyi].
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Isim • وَالضُّحَى • Shorof
وَالضُّحَى berasal dari akar kata ض ح و. Bentuk aslinya adalah وَالضُّحَوُ, merupakan Isim Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf wāw (و) di akhir kata diubah menjadi alif (ا) karena didahului oleh fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Qasam (Sumpah)
Allah bersumpah (**وَالضُّحَى / Waḍ-Ḍuḥā**) dengan waktu Duha (pagi hari). Waktu Duha melambangkan cahaya, aktivitas, dan permulaan, mengkontraskan kegelapan dan kelesuan yang dialami Nabi SAW saat terputusnya wahyu.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Demi waktu dhuha (pagi hari). Sumpah Allah dengan waktu pagi yang cerah sebagai penegasan akan hadirnya cahaya setelah kegelapan.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wadh Dhuhaa" adalah sumpah Allah dengan **waktu permulaan siang** (pagi hari) ketika matahari mulai meninggi dan bersinar terang. Ibnu Katsir menerangkan bahwa sumpah ini adalah bagian dari janji Allah untuk menghilangkan keraguan Nabi ﷺ setelah terputusnya wahyu. Al-Qurthubi menambahkan bahwa waktu Dhuha melambangkan datangnya **cahaya** dan **aktivitas** setelah istirahat malam. Al-Alusi menguraikan bahwa sumpah dengan waktu adalah untuk menegaskan pentingnya apa yang akan diungkapkan. Sayyid Quthb menekankan bahwa waktu Dhuha adalah simbol dimulainya kembali komunikasi Ilahi.