IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat At-Tin Ayat 8

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat At-Tin Ayat 8

8 Surah At-Tin Ayat 8 ⬇️
اَلَيْسَ اللّٰهُ بِاَحْكَمِ الْحٰكِمِيْنَ
📘 Cara Baca:
a laisallāhu bi`aḥkamil-ḥākimīn
Arti Terjemahan Indonesia:
Bukankah Allah hakim yang paling adil?
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
أليس
Bukankah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Istifhām dan Fi'il Nāqiṣ
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Hamzah Istifhām dan Fi'il Nāqiṣ.
Akar Kata: أ ل ي س
أليس
Bukankah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Istifhām dan Fi'il Nāqiṣ
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Hamzah Istifhām dan Fi'il Nāqiṣ.
Akar Kata: أ ل ي س
أليس
Bukankah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Istifhām dan Fi'il Nāqiṣ
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Hamzah Istifhām dan Fi'il Nāqiṣ.
Akar Kata: أ ل ي س
الله
Allah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Mudzakkar
Kedudukan: Isim Laisa
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Isim dari لَيْسَ.
Akar Kata: أ ل ه
الله
Allah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Mudzakkar
Kedudukan: Isim Laisa
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Isim dari لَيْسَ.
Akar Kata: أ ل ه
الله
Allah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Mudzakkar
Kedudukan: Isim Laisa
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Isim dari لَيْسَ.
Akar Kata: أ ل ه
ب
adalah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Jarr Zā'idah
I'rab & Tanda: Mabni atas Kasrah
Penjelasan: Bā' (ب) Zā'idah (tambahan) untuk penekanan.
Akar Kata: ب
ب
adalah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Jarr Zā'idah
I'rab & Tanda: Mabni atas Kasrah
Penjelasan: Bā' (ب) Zā'idah (tambahan) untuk penekanan.
Akar Kata: ب
ب
adalah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Jarr Zā'idah
I'rab & Tanda: Mabni atas Kasrah
Penjelasan: Bā' (ب) Zā'idah (tambahan) untuk penekanan.
Akar Kata: ب
أحكم
seadil-adil
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Tafḍīl
Kedudukan: Khobar Laisa
I'rab & Tanda: Majrur Lafẓan, Manshub Maḥallan
Penjelasan: Khobar dari لَيْسَ dan Muḍāf.
Akar Kata: ح ك م
أحكم
seadil-adil
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Tafḍīl
Kedudukan: Khobar Laisa
I'rab & Tanda: Majrur Lafẓan, Manshub Maḥallan
Penjelasan: Khobar dari لَيْسَ dan Muḍāf.
Akar Kata: ح ك م
أحكم
seadil-adil
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Tafḍīl
Kedudukan: Khobar Laisa
I'rab & Tanda: Majrur Lafẓan, Manshub Maḥallan
Penjelasan: Khobar dari لَيْسَ dan Muḍāf.
Akar Kata: ح ك م
الحاكمين
hakim
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Fā'il, Jamak Mudzakkar Sālim
Kedudukan: Muḍāf Ilaih
I'rab & Tanda: Majrur dengan Yā'
Penjelasan: Muḍāf Ilaih dari أَحْكَمِ.
Akar Kata: ح ك م
الحاكمين
hakim
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Fā'il, Jamak Mudzakkar Sālim
Kedudukan: Muḍāf Ilaih
I'rab & Tanda: Majrur dengan Yā'
Penjelasan: Muḍāf Ilaih dari أَحْكَمِ.
Akar Kata: ح ك م
الحاكمين
hakim
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Fā'il, Jamak Mudzakkar Sālim
Kedudukan: Muḍāf Ilaih
I'rab & Tanda: Majrur dengan Yā'
Penjelasan: Muḍāf Ilaih dari أَحْكَمِ.
Akar Kata: ح ك م
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kata
أَلَيْسَ (Bukankah Allah)
Frasa: Hamzah Istifhām [Kata Tanya] + Fi'il Nāqiṣ [Kata Kerja Tidak Sempurna] - Fi'il Nāqiṣ [Kata Kerja Tidak Sempurna].
Tipe Analisis: Kata
اللَّهُ (Allah)
Frasa: Ism - Ismu Laisa [Subjek Laisa]. Marfū' [Berharakat Dammah].
Tipe Analisis: Frasa
بِأَحْكَمِ الْحَاكِمِينَ (Hakim yang paling adil)
Frasa: Bā' Zāidah [Bā' Tambahan] + Jār Majrūr [Diawali Huruf Jarr] + Idhāfī [Penya - Khobar Laisa [Predikat Laisa]. Majrūr secara Lafẓī [Berharakat Kasrah pada lafazh], Manṣūb secara Maḥallī [Berharakat Fathah secara kedudukan].
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Istifhām Taqrīrī
Ayat penutup ini adalah *Istifhām Taqrīrī* (penetapan), **أَلَيْسَ اللَّهُ بِأَحْكَمِ الْحَاكِمِينَ (A laisallāhu bi'aḥkamil-ḥākimīn/Bukankah Allah adalah Hakim yang paling adil?)**. Tujuannya adalah meminta persetujuan dan menetapkan bahwa Hari Pembalasan adalah mutlak karena Allah adalah Hakim yang paling adil.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya? Penegasan kekuasaan dan keadilan mutlak Allah dalam menetapkan hukum dan pembalasan.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menutup surah ini dengan penegasan bahwa "Alaisallahu bi ahkamil haakimiin" berarti Allah adalah **Hakim yang paling adil** di antara semua yang menetapkan hukum, dan Dia tidak akan berbuat zalim. Ath-Thabari menjelaskan bahwa ini adalah penetapan kebijaksanaan dan keadilan sempurna Allah dalam memberi pahala dan hukuman. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ayat ini adalah perintah untuk mengakui keadilan-Nya, yang dijawab oleh sebagian sahabat dengan mengucapkan: "Balaa wa ana 'alaa dzaalika minasy syaahidiin" (Ya, dan aku termasuk orang yang bersaksi atas itu). Al-Alusi menguraikan bahwa keadilan-Nya mutlak, sehingga pembalasan di akhirat adalah suatu kepastian. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menyimpulkan bahwa surah ini mengajak manusia merenungi keadilan melalui keajaiban penciptaan.