IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat At-Takasur Ayat 4

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat At-Takasur Ayat 4

4 Surah At-Takasur Ayat 4 ⬇️
ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ
📘 Cara Baca:
ṡumma kallā saufa ta'lamụn
Arti Terjemahan Indonesia:
kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ثم
kemudian
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf yang menunjukkan jeda.
Akar Kata: ث م م
كلا
sekali-kali tidak
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Radd wa Zajar
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Penolakan dan Pencegahan.
Akar Kata: ك ل ل
سوف
kelak
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Tanafus
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf untuk menunjukkan waktu yang akan datang.
Akar Kata: س و ف
تعلمون
kalian akan mengetahui
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Muḍāri'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Nūn
Penjelasan: Fi'il Muḍāri'. Wāwu (و) adalah Fā'il.
Akar Kata: ع ل م
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (Kemudian sekali-kali tidak, kelak kamu akan mengetahui)
Kalimat: Jumlah Fi'liyyah + 'Aṭfī - Thumma Harf 'Aṭf. Pengulangan Ayat 3 untuk penegasan.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Taukīd bil I'?ādah
Pengulangan (*I'?ādah*) lengkap dari ayat 3 ini berfungsi sebagai *Taukīd* (penegasan) kedua yang sangat kuat, menunjukkan keseriusan dan kepastian ancaman azab.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui. Pengulangan penegasan untuk memberikan tekanan yang lebih kuat.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari memaparkan bahwa "tsumma kalla sawfa ta'lamuun" merupakan pengulangan yang menambah kekuatan ancaman dan peringatan. Al-Qurthubi menambahkan bahwa pengulangan ini menunjukkan betapa seriusnya peringatan tersebut. Ibnu Katsir menguraikan bahwa pengulangan dimaksudkan untuk menghilangkan keraguan tentang kepastian azab. Al-Alusi menjelaskan bahwa gaya bahasa seperti ini digunakan untuk menyentuh hati yang keras. Sayyid Quthb menekankan bahwa pengulangan mencerminkan kesabaran Allah dalam memberi peringatan.