IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Quraisy Ayat 2

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Quraisy Ayat 2

2 Surah Quraisy Ayat 2 ⬇️
اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ
📘 Cara Baca:
īlāfihim riḥlatasy-syitā`i waṣ-ṣaīf
Arti Terjemahan Indonesia:
(yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
إيلاف
kebiasaan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Maṣdar
Kedudukan: Badal (Pengganti)
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Badal dari إِيلَٰفِ pertama.
Akar Kata: أ ل ف
هم
mereka
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Dhomir Muttashil
Kedudukan: Muḍāf Ilaih
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Dhomir Muttashil sebagai Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ه م
رحلة
perjalanan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah, Muannats
Kedudukan: Maf'ūl Bih Maṣdar (atau Badal)
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Objek (Maf'ūl) dari Maṣdar إِيلَٰفِهِمْ. Bisa juga Badal dari إِيلَٰفِهِمْ.
Akar Kata: ر ح ل
الشتاء
musim dingin
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Muannats
Kedudukan: Muḍāf Ilaih
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Muḍāf Ilaih dari رِحْلَةَ.
Akar Kata: ش ت و
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
الصيف
musim panas
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Mudzakkar
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada ٱلشِّتَاءِ.
Akar Kata: ص ي ف
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Frasa
إِيلَافِهِمْ (Yaitu kebiasaan mereka)
Frasa: Idhāfī - Badal (Pengganti) bagi Īlāfi (Ayat 1). Mengikuti Majrur. Him adalah Mudhāf Ilaih.
Tipe Analisis: Frasa
رِحْلَةَ الشِّتَاءِ (Perjalanan musim dingin)
Frasa: Idhāfī - Riḥlata adalah Maf'ūl Bih bagi Ism Maṣdar (Īlāfihim). Al-Shitā'i adalah Mudhāf Ilaih.
Tipe Analisis: Kata
وَالصَّيْفِ (Dan musim panas)
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • لِيَعْبُدُوا • Jazm (Lām al-Amr)
لِيَعْبُدُوا berasal dari akar kata ع ب د. Bentuk aslinya adalah لِيَعْبُدُونَ, merupakan Fiil Shahih.

➡️ Mekanisme: Hadhf

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Hadhf Nūn: Fi'il Muḍāri' Majzūm (Af'āl al-Khamsah). Nūn pada akhir kata dihapus (Hadhf) karena didahului oleh Lām al-Amr (جَازِمْ). Ini adalah perubahan Nahwu, bukan I'lāl huruf 'illah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Badi' - Ṭibāq (Muqābalah)
Penyebutan dua waktu yang kontras (**الشِّتَاءِ / asy-Syiṭā' / musim dingin** dan **الصَّيْفِ / aṣ-Ṣaif / musim panas**) adalah *Ṭibāq* atau *Muqābalah* (kontras). Ini melambangkan totalitas waktu perjalanan dagang mereka sepanjang tahun, menunjukkan nikmat keamanan yang sempurna.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

(Yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas. Gambaran tentang rutinitas perdagangan orang Quraisy yang telah menjadi sumber kemakmuran mereka.

Penjelasan Detail:

Imam Al-Qurthubi memaparkan bahwa "iilaafihim rihlatasy syitaa-i wash shaif" menggambarkan tradisi dagang orang Quraisy yang melakukan perjalanan ke Yaman di musim dingin dan ke Syam di musim panas. Ath-Thabari menambahkan bahwa perjalanan musim dingin dan musim panas ini telah menjadi sumber ekonomi utama yang menopang kehidupan mereka. Ibnu Katsir menguraikan bahwa Allah menjadikan perjalanan ini aman dan menguntungkan sebagai karunia khusus untuk Quraisy. Al-Alusi menjelaskan bahwa kemudahan dalam berdagang ini seharusnya membuat mereka menyadari kekuasaan Allah. Hamka menekankan bahwa stabilitas ekonomi dan keamanan adalah nikmat Allah yang patut disyukuri dengan beribadah.