Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah. Perintah untuk mensyukuri nikmat dengan meningkatkan ibadah dan pengorbanan.
Imam Al-Qurthubi memaparkan bahwa "fa shalli lirabbika wanhar" mengandung dua perintah utama sebagai bentuk syukur atas karunia Kautsar: mendirikan shalat dan menyembelih kurban. Ath-Thabari menambahkan bahwa shalat di sini dimaknai sebagai shalat Idul Adha atau shalat secara umum dengan penuh kekhusyukan. Ibnu Katsir menguraikan bahwa perintah berkorban mencakup penyembelihan hewan kurban dan pengorbanan harta, jiwa, dan waktu di jalan Allah. Al-Alusi menjelaskan bahwa kombinasi shalat dan kurban ini menunjukkan kesempurnaan ibadah lahir dan batin, serta pengorbanan materi dan spiritual. Hamka menekankan bahwa ayat ini mengajarkan filosofi bahwa semakin banyak nikmat yang diterima, semakin meningkat pula kewajiban beribadah dan berkorban.