IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Kafirun Ayat 5

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Kafirun Ayat 5

5 Surah Al-Kafirun Ayat 5 ⬇️
وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ
📘 Cara Baca:
wa lā antum 'ābidụna mā a'bud
Arti Terjemahan Indonesia:
dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
لا
tidak
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Nafy
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf peniadaan.
Akar Kata: ل ا
أنتم
kalian
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Dhomir Munfashil
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Dhomir Munfashil sebagai Mubtada'.
Akar Kata: أ ن ت
عابدون
penyembah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Fā'il, Jamak Mudzakkar Sālim
Kedudukan: Khobar
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Wāw
Penjelasan: Khobar dari أَنتُمْ.
Akar Kata: ع ب د
ما
apa yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl
Kedudukan: Maf'ūl Bih (untuk عابدون)
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Isim Mauṣūl sebagai Objek dari Isim Fā'il.
Akar Kata: م و ي
أعبد
aku sembah
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fi'il Muḍāri'. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (Aku).
Akar Kata: ع ب د
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (Dan kamu tidak akan menyembah apa yang aku sembah)
Kalimat: Jumlah Ismiyyah + 'Aṭfī - Pengulangan Ayat 3 untuk penegasan (Tawkid). Di'aṭafkan pada jumlah sebelumnya.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Nafyu (Penolakan) Mustaqbal
Pengulangan penolakan dari ayat 3 ini berfungsi sebagai penegasan akhir (Taukīd) bahwa penolakan ini berlaku untuk **masa kini, masa lalu, dan masa depan**, menutup semua pintu kompromi akidah.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah. Pengakuan bahwa orang musyrik tidak akan pernah mau menerima tauhid.

Penjelasan Detail:

Imam Al-Qurthubi menerangkan bahwa "wa laa antum 'aabiduuna maa a'bud" merupakan pengakuan realistis bahwa orang-orang musyrik dengan kesombongannya tidak akan pernah menerima tauhid. Ath-Thabari menambahkan bahwa ini adalah bantahan terhadap ilusi bahwa kedua belah pihak bisa bertemu pada titik tengah dalam masalah akidah. Ibnu Katsir menguraikan bahwa ayat ini menyempurnakan gambaran tentang jurang pemisah yang tidak bisa dijembatani antara iman dan kufur. Al-Baidhawi menjelaskan bahwa pengulangan pola kalimat dalam surah ini menciptakan penekanan retorika yang sangat kuat tentang perbedaan yang absolut. Hamka menekankan bahwa pengakuan ini mengajarkan sikap realistis dalam berdakwah tanpa berharap pada perubahan yang tidak mungkin.