IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Ikhlas Ayat 4

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Ikhlas Ayat 4

4 Surah Al-Ikhlas Ayat 4 ⬇️
وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ
📘 Cara Baca:
wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad
Arti Terjemahan Indonesia:
Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.”
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
لم
tidak
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Jazm
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jazm.
Akar Kata: ل م
يكن
ada
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Majzūm
I'rab & Tanda: Majzum dengan Sukun
Penjelasan: Fi'il Nāqiṣ (sejenis *kāna*) yang dijazmkan oleh لَمْ.
Akar Kata: كَانَ - يَكُوْنُ - كَوْنًا ك و ن
له
bagiNya
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Khobar Muqaddam
I'rab & Tanda: Mabni atas Dhommah
Penjelasan: Khobar Muqaddam (di depan) dari يَكُن. Dhomir هُوَ Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ل - ه و
كفوا
yang setara
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah, Mudzakkar
Kedudukan: Isim Yakan
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Isim يَكُن yang diakhirkan. Asalnya: لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Akar Kata: ك ف أ
أحد
seorang pun
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah, Mudzakkar
Kedudukan: Na'at (Sifat) atau Taukid
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Na'at dari كُفُوًا. (Catatan: Beberapa pendapat menganggapnya Mubtada' Muakhkhar, namun ini disesuaikan dengan skema tabel).
Akar Kata: أ ح د
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
وَلَمْ يَكُن (Dan tidak ada)
Kalimat: Jumlah Fi'liyyah + 'Aṭfī - Wāw adalah huruf 'Aṭf. Fi'il Nāqiṣ (Yakonū) Majzūm. Di'aṭafkan pada Khobar sebelumnya.
Tipe Analisis: Frasa
لَّهُ (Bagi-Nya)
Frasa: Jār Majrūr - Khobar Yakonū yang Didahulukan (Khobar Muqaddam)
Tipe Analisis: Kalimat
كُفُوًا أَحَدٌ (Seorangpun yang setara)
Kalimat: Jumlah Ismiyyah - KUFUWAN adalah Khobar Muqaddam kedua. AḤADUN adalah Ism Yakonū (Subjek) yang Diakhirkan (Ism Mu'akhkhar).
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Maani - Nafy bi Taqdīm al-Khobar (Penolakan dengan Mendahulukan Predikat)
Mendahulukan Jār Majrūr (لَهُۥ) atas Isim Yakin (أَحَدٌ) memperkuat penolakan mutlak: tidak ada satu pun yang setara dengan Allah, dari segi mana pun juga.
Badi - Saj' Muraṣṣa' (Rima Sempurna Akhir Ayat)
Akhir ayat (أَحَدٌ) memiliki kesesuaian rima dengan akhir ayat 2 (ٱلصَّمَدُ) dan 3 (يُولَدْ), menciptakan harmoni akustik yang menguatkan hafalan dan ketegasan pesan.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia. Penegasan bahwa tidak ada yang sebanding, serupa, atau menyerupai Allah dalam segala hal, baik Dzat, sifat, maupun perbuatan.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari memaparkan bahwa "wa lam yakul lahu kufuwan ahad" menutup rapat-rapat pintu bagi segala bentuk penyerupaan Allah dengan makhluk-Nya, baik secara terang-terangan maupun samar-samar. Al-Qurthubi menambahkan bahwa tidak ada yang setara dengan Allah dalam Dzat-Nya yang tidak berjisim, dalam sifat-Nya yang sempurna, dalam perbuatan-Nya yang mengagumkan, maupun dalam hak penyembahan yang mutlak. Ibnu Katsir menguraikan bahwa ayat ini merupakan penegasan akhir yang menyempurnakan bangunan konsep tauhid dalam surah Al-Ikhlas, seolah-olah mengatakan: "Dia Esa, Tempat Bergantung, Tidak Beranak dan Tidak Diperanakkan, dan tidak ada yang menyerupai-Nya!" Al-Baidhawi menjelaskan bahwa peniadaan kesetaraan mencakup semua aspek baik secara kuantitas maupun kualitas, karena Allah tidak terikat oleh ruang, waktu, atau keterbatasan apapun. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menekankan bahwa pengakuan ketiadaan tandingan bagi Allah akan melahirkan sikap pengagungan dan ketundukan yang sempurna dalam beribadah, serta menghilangkan rasa takut dan harap kepada selain-Nya.