IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Muddassir Ayat 16

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Muddassir Ayat 16

16 Surah Al-Muddassir Ayat 16 ⬇️
كَلَّاۗ اِنَّهٗ كَانَ لِاٰيٰتِنَا عَنِيْدًاۗ
📘 Cara Baca:
kallā, innahụ kāna li`āyātinā 'anīdā
Arti Terjemahan Indonesia:
Tidak bisa! Sesungguhnya dia telah menentang ayat-ayat Kami (Al-Qur'an).
Analisis I'rab untuk ayat ini belum tersedia.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Radʻun wa Taukīd wa Taʻlīl
*Radʻun* (penolakan tegas): **Kallā!**. *Taukīd* (**إِنَّهُ**) menjamin *Taʻlīl* (penyebaban) hukuman: karena dia **menentang ayat-ayat Kami (ʻanīdā).**
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia telah menentang ayat-ayat Kami.

Penjelasan Detail:

Imam **Ibnu Katsir** menjelaskan bahwa "Kallā innahū kāna li āyātinā ‘anīdā" adalah penolakan tegas atas harapannya. **Kallā** (Sekali-kali tidak) adalah penolakan terhadap permintaannya. **Menurut Ath-Thabari**, *‘anīdā* berarti menentang dengan keras kepala dan sombong.
---
**Al-Qurthubi** menafsirkan penentangan ini terjadi meskipun ia tahu kebenaran Al-Qur’an. **Al-Baidhawi** menyatakan bahwa sifat keras kepalanya (*‘anīdā*) membuat ia tidak layak mendapat tambahan nikmat. **Sayyid Quthb (Fi Zhilal)** melihat ini sebagai akhir dari ujian nikmat. **Al-Alusi** menegaskan bahwa penentangan ini adalah alasan utama ia diancam Neraka.