IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Insan Ayat 10

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Insan Ayat 10

10 Surah Al-Insan Ayat 10 ⬇️
اِنَّا نَخَافُ مِنْ رَّبِّنَا يَوْمًا عَبُوْسًا قَمْطَرِيْرًا
📘 Cara Baca:
innā nakhāfu mir rabbinā yauman 'abụsang qamṭarīrā
Arti Terjemahan Indonesia:
Sungguh, kami takut akan (azab) Tuhan pada hari (ketika) orang-orang berwajah masam penuh kesulitan.”
Analisis I'rab untuk ayat ini belum tersedia.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Bayan - Tasykhīṣ dan Taukīd
Hari Kiamat disifati dengan sifat manusia **ʻabūsan (berwajah masam)** dan **qamṭarīrā (sangat mencekam)**. Ini adalah *Tasykhīṣ* (personifikasi) yang bertujuan *Taukīd* (penegasan) betapa dahsyatnya hari itu.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Maka, Allah melindungi mereka dari kejahatan hari itu dan menganugerahi mereka keceriaan dan kegembiraan.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Fa waqāhumullāhu syarra dzālikal-yawmi wa laqqāhum naḍrataw wa surūrā" adalah janji balasan. **Waqāhumullāhu syarra dzālikal-yawm** (Allah melindungi mereka dari kejahatan hari itu) merujuk pada keselamatan mereka dari kengerian Kiamat dan Neraka.
---
Sebagai gantinya, Allah menganugerahi mereka **naḍratā** (keceriaan/sinar wajah) dan **surūrā** (kegembiraan hati). Al-Alusi dan Hamka menekankan bahwa *naḍratā* adalah cahaya dan keindahan di wajah, sedangkan *surūrā* adalah kebahagiaan batin. Mereka mendapatkan ketenangan fisik dan spiritual.