➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Rukuklah," mereka tidak rukuk.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wa idzā qīla lahumurka‘ū lā yarka‘ūn" adalah ciri kemaksiatan mereka: **Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Rukuklah," mereka tidak rukuk**. Ath-Thabari menerangkan bahwa rukuk di sini berarti tunduk dan shalat. Mereka menolak perintah ibadah. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ini adalah perumpamaan penolakan terhadap ketaatan secara umum. Al-Baidhawi menguraikan bahwa penolakan untuk rukuk adalah tanda kesombongan. Al-Alusi menekankan bahwa mereka tidak mau tunduk kepada Allah di dunia. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *lā yarka‘ūn* sebagai penolakan terhadap kedaulatan Ilahi.