IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Mursalat Ayat 9

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Mursalat Ayat 9

9 Surah Al-Mursalat Ayat 9 ⬇️
وَاِذَا السَّمَاۤءُ فُرِجَتْۙ
📘 Cara Baca:
wa iżas-samā`u furijat
Arti Terjemahan Indonesia:
dan apabila langit terbelah,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
وإذا
Dan apabila
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān, Ism Syarṭ
Kedudukan: Wāwu al-'Aṭf
I'rab & Tanda: Mabnī 'ala as-Sukūn
Penjelasan: Wāwu al-'Aṭf
Akar Kata: ว - إ ذ ا - N/A - N/A - N/A
السماء
langit
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ma'rifah, Muannats, Mufrod
Kedudukan: Nā'ib Fā'il
I'rab & Tanda: Marfū' bi aḍ-Ḍammah
Penjelasan: Marfū' bi aḍ-Ḍammah ẓāhirah
Akar Kata: ส ม ว - N/A - N/A - N/A
فرجت
dibelah
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍī Majhūl
Kedudukan: Fi'il Majhūl
I'rab & Tanda: Mabnī 'ala al-Fatḥ
Penjelasan: Tā' al-Ta'nīth. Jumlah fī maḥal Jarr muḍāf ilaih li Iżā
Akar Kata: ฟ ร ج - فَرَجَ - يَفْرِجُ - فَرْجًا
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Isim • السَّمَاءُ • Shorof
السَّمَاءُ berasal dari akar kata س م و. Bentuk aslinya adalah سَمَاوٌ, merupakan Isim Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl Hamzah: Huruf wāw (و) di akhir kata diubah menjadi hamzah (ء) karena terletak setelah alif za'idah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Badi' - Munasabah
Langit **dibelah (furijat)** sangat sesuai (*Munasabah*) dengan hilangnya bintang, keduanya menunjukkan kehancuran tatanan langit.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan apabila langit dibelah.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa idzās-samā’u furijat" berarti **Dan apabila langit dibelah** (*furijat*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa *furijat* berarti terbuka dan terbelah karena dahsyatnya peristiwa Kiamat. Al-Qurthubi menambahkan bahwa langit akan menjadi retak dan berlubang-lubang. Al-Baidhawi menguraikan bahwa langit yang kukuh akan hancur. Al-Alusi menekankan bahwa ini adalah tanda kedua dari kehancuran alam semesta. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *furijat* sebagai robeknya lapisan-lapisan langit.