Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wa khalaqnākum azwājā" adalah bukti penciptaan manusia: **Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan** (*azwājā*), yaitu laki-laki dan perempuan. Ath-Thabari menerangkan bahwa berpasangan adalah sarana untuk kelangsungan hidup manusia. Al-Qurthubi menambahkan bahwa penciptaan pasangan adalah nikmat besar bagi ketenangan jiwa. Al-Baidhawi menguraikan bahwa dari ketiadaan, Allah menciptakan kehidupan yang terbagi menjadi dua jenis. Al-Alusi menekankan bahwa penciptaan dari setetes air mani (ayat 19) menjadi berpasangan adalah bukti kekuasaan. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *azwājā* sebagai sistem reproduksi yang menjamin kelangsungan ras manusia.