IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Mutaffifin Ayat 17

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Mutaffifin Ayat 17

17 Surah Al-Mutaffifin Ayat 17 ⬇️
ثُمَّ يُقَالُ هٰذَا الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَۗ
📘 Cara Baca:
ṡumma yuqālu hāżallażī kuntum bihī tukażżibụn
Arti Terjemahan Indonesia:
Kemudian, dikatakan (kepada mereka), “Inilah (azab) yang dahulu kamu dustakan.”
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ثم
Kemudian
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: ث م م
يقال
dikatakan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri' Majhūl
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada إِنَّهُمْ لَصَالُوا۟.
Akar Kata: ق و ل
هذا
Inilah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Isyārah
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Mubtada' (perkataan Malaikat).
Akar Kata: ذ ا
الذي
yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl
Kedudukan: Khobar
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Khobar dari هَٰذَا.
Akar Kata: ل ذ ي
كنتم
adalah kamu
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi Nāqiṣah
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Tā' (تُم) Isim Kāna.
Akar Kata: ك و ن
به
tentangnya
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Jār (ب) dan Majrūr (هِ).
Akar Kata: ب - ه و
تكذبون
kamu mendustakan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Khobar كَانَ
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Nūn
Penjelasan: Wāwu (و) Fā'il.
Akar Kata: ك ذ ب
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • يُقَالُ • Shorof
يُقَالُ berasal dari akar kata ق و ل. Bentuk aslinya adalah يُقْوَلُ, merupakan Fiil Ajwaf Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Iskān & Naql

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Iskān dan Naql: Huruf wāw (و) disukunkan dan harakatnya dinukil (Naql) ke huruf sebelumnya. (Kasus Mabni Lil-Majhūl).
Fiil • كُنتُم • Shorof
كُنتُم berasal dari akar kata ك و ن. Bentuk aslinya adalah كَوَنْتُم, merupakan Fiil Ajwaf Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Hadhf

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Hadhf: Huruf wāw (و) dihapus untuk meringankan karena bertemu Tā' Fā'il (hukum Ajwaf).
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Taubīkh
Kata **ثُمَّ (Tsumma)** di sini menunjukkan urutan terakhir, yaitu *Taubīkh* (celaah dan hinaan) verbal: **Inilah yang kamu dustakan** saat di dunia.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Kemudian dikatakan (kepada mereka): "Inilah yang dahulu kamu dustakan itu!"

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Tsumma yuqālu hādzāl-ladzī kuntum bihī tukadzdzibūn" adalah penghinaan saat di Neraka: **kemudian dikatakan (kepada mereka), "Inilah yang dahulu kamu dustakan itu!"**. Ibnu Katsir menerangkan bahwa ini adalah ejekan dari malaikat atau sesama penghuni Neraka. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ucapan ini menambah azab mental mereka. Al-Baidhawi menguraikan bahwa penyesalan di hari itu tidak berguna. Al-Alusi menekankan bahwa ini adalah pembenaran atas risalah yang mereka hina (ayat 13). Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ucapan ini sebagai hukuman verbal yang menyakitkan.