➡️ Mekanisme: Iskān & Naql
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
➡️ Mekanisme: Hadhf
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Kemudian dikatakan (kepada mereka): "Inilah yang dahulu kamu dustakan itu!"
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Tsumma yuqālu hādzāl-ladzī kuntum bihī tukadzdzibūn" adalah penghinaan saat di Neraka: **kemudian dikatakan (kepada mereka), "Inilah yang dahulu kamu dustakan itu!"**. Ibnu Katsir menerangkan bahwa ini adalah ejekan dari malaikat atau sesama penghuni Neraka. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ucapan ini menambah azab mental mereka. Al-Baidhawi menguraikan bahwa penyesalan di hari itu tidak berguna. Al-Alusi menekankan bahwa ini adalah pembenaran atas risalah yang mereka hina (ayat 13). Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ucapan ini sebagai hukuman verbal yang menyakitkan.