➡️ Mekanisme: Non-I'lal Iskān/Kasrah
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan?
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Fal-yanẓuril-insānu mimma khuliq" adalah perintah kepada manusia untuk **merenungkan asal-usul penciptaannya** sebagai bukti kekuasaan Allah. Ath-Thabari menerangkan bahwa merenungkan penciptaan diri sendiri adalah jalan menuju pengakuan akan keesaan Allah. Al-Qurthubi menambahkan bahwa perenungan ini adalah bantahan terhadap orang yang mendustakan Hari Kebangkitan. Al-Baidhawi menguraikan bahwa manusia harus ingat bahwa asalnya adalah sesuatu yang hina. Al-Alusi menekankan bahwa asal-usul yang lemah ini adalah bukti bahwa Allah mampu menghidupkan kembali. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ini sebagai ajakan untuk merendahkan diri dan meninggalkan kesombongan.