Bekerja keras lagi kepayahan. Deskripsi tentang usaha sia-sia yang dilakukan orang kafir di dunia atau azab di akhirat.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "‘Āmilatun nāṣibah" memiliki dua tafsir: 1) **Bekerja keras di dunia** (dalam beramal tanpa didasari iman) yang akhirnya sia-sia. 2) **Bekerja keras di akhirat** dalam bentuk diseret ke Neraka dan disiksa. Ibnu Katsir menerangkan bahwa ini adalah usaha yang sangat berat (*nāṣibah*) namun tidak menghasilkan manfaat. Al-Qurthubi menambahkan bahwa kepayahan ini adalah balasan atas amalan mereka yang tidak ikhlas. Al-Baidhawi menguraikan bahwa mereka berusaha keras di dunia untuk hal yang salah. Al-Alusi menekankan bahwa amal tanpa iman adalah sia-sia belaka. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *nāṣibah* sebagai keletihan yang tidak berujung pada kebahagiaan.