Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat. Ini adalah permulaan hari Kiamat, saat bumi mengalami goncangan terbesar dan terakhir.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa guncangan (zilzal) ini adalah guncangan Hari Kiamat yang melenyapkan seluruh bangunan dan meluluhlantakkan gunung-gunung. Ibnu Katsir menerangkan bahwa ini adalah isyarat berakhirnya kehidupan duniawi dan dimulainya kehidupan akhirat. Imam Al-Qurthubi menambahkan bahwa kata ganda "zilzalaha zilzaalahaa" menunjukkan betapa dahsyatnya guncangan tersebut, guncangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sayyid Quthb menekankan bahwa ayat ini menciptakan gambaran visual tentang kehancuran total tatanan duniawi.