IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Az-Zalzalah Ayat 6

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Az-Zalzalah Ayat 6

6 Surah Az-Zalzalah Ayat 6 ⬇️
يَوْمَىِٕذٍ يَّصْدُرُ النَّاسُ اَشْتَاتًا ەۙ لِّيُرَوْا اَعْمَالَهُمْۗ
📘 Cara Baca:
yauma`iżiy yaṣdurun-nāsu asytātal liyurau a'mālahum
Arti Terjemahan Indonesia:
Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatannya.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
يومئذ
Pada hari itu
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān
Kedudukan: Maf'ūl Fīh
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Keterangan waktu (Badal dari يَوْمَئِذٍ di ayat 4).
Akar Kata: ي و م - إ ذ
يصدر
keluar
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Muḍāri'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fi'il Muḍāri' (Jawaban dari إِذَا yang diperkirakan).
Akar Kata: ص د ر
الناس
manusia
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Jamak, Ma'rifat, Mudzakkar
Kedudukan: Fā'il
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fā'il dari يَصْدُرُ.
Akar Kata: أ ن س
أشتاتا
terpisah-pisah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Jamak Taksir
Kedudukan: Ḥāl
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Keterangan keadaan (Ḥāl) bagi ٱلنَّاسُ.
Akar Kata: ش ت ت
ل
agar
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Lām at-Ta'līl
I'rab & Tanda: Mabni atas Kasrah
Penjelasan: Lām (Huruf) alasan/tujuan.
Akar Kata: ل
يروا
mereka diperlihatkan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri' Majhūl
Kedudukan: Fi'il Manṣūb
I'rab & Tanda: Manṣub dengan membuang Nūn
Penjelasan: Fi'il Muḍāri' Pasif. Wāwu (و) Nā'ibul Fā'il.
Akar Kata: ر أ ي
أعمالهم
amal perbuatan mereka
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Jamak Taksir
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Objek dari يُرَوْا. Hā' (هُمْ) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ع م ل - ه م
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kata
يَوْمَئِذٍ (Pada hari itu)
Tipe Analisis: Kalimat
يَصْدُرُ النَّاسُ (Manusia keluar)
Kalimat: Jumlah Fi'liyyah - Fi'il + Fā'il (Subjek).
Tipe Analisis: Kata
أَشْتَاتًا (Dalam keadaan berkelompok-kelompok)
Tipe Analisis: Kalimat
لِيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ (Agar diperlihatkan kepada mereka balasan amal mereka)
Kalimat: Jār Majrūr Mu'awwal (Diawali Lām al-Ta'līl /Tujuan) - Maf'ūl Li Ajlih (Tujuan/Sebab). Yurau adalah Fi'il Muḍāri' Majhūl (Pasif). A'mālahum: Maf'ūl Bih.
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • لِّيُرَوْا • Shorof & Nahwu Jazm (Lām at-Ta'līl)
لِّيُرَوْا berasal dari akar kata ر أ ى. Bentuk aslinya adalah لِيُرَأَيُوا, merupakan Fiil Naqish.

➡️ Mekanisme: Ibdāl & Hadhf Hadhf

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl dan Hadhf: 1. Ibdāl Hamzah menjadi Alif. 2. Hadhf Nūn karena *Jazm* (Nahwu). 3. Hadhf Alif karena bertemu wāw sukun (Shorof) $\rightarrow$ **لِّيُرَوْا**. Ini mencakup I'lāl dan Hadhf Nahwu.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Bayan - Tasybīh Istia'arah Tashrīḥiyyah
Kata **أَشْتَاتًا (asytātā/berkelompok-kelompok)** adalah *Tasybīh Istia'arah Tashrīḥiyyah* yang menggambarkan manusia dalam kondisi bingung dan terpisah-pisah, bergerak menuju tempat hisab.
Ma'ani - Lām at-Ta'līl
Huruf **لِ (Li)** pada **لِيُرَوْا (li yuraū/untuk diperlihatkan)** adalah *Lām at-Ta'līl* (Lām sebab-akibat), menunjukkan bahwa tujuan utama kebangkitan adalah untuk melihat hasil (balasan) dari perbuatan.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Pada hari itu manusia keluar (dari kuburnya) dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) perbuatan mereka.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menerangkan bahwa manusia keluar (yashduru) dari kubur mereka secara terpisah atau berkelompok (asytatan) menuju tempat penghisaban. Ath-Thabari menjelaskan bahwa mereka keluar dalam kelompok-kelompok sesuai dengan amal perbuatan dan agama mereka, seperti kelompok orang beriman, kelompok orang kafir, dan lain-lain. Al-Alusi menguraikan bahwa tujuan mereka keluar adalah untuk "liyurau a’maalahum," yaitu untuk menyaksikan hasil dan balasan dari setiap amal yang mereka lakukan di dunia.