Yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia. Setan yang menyuntikkan pikiran-pikiran kotor dan niat jahat ke dalam kalbu.
Imam Al-Qurthubi memaparkan bahwa "alladzii yuwaswisu fii shuduurinnas" menjelaskan cara kerja setan yang langsung menargetkan hati manusia. Al-Alusi menambahkan bahwa shudur (dada) adalah tempat bersemayamnya iman dan juga waswas. Ibnu Katsir menguraikan bahwa setan berusaha menanamkan keraguan tentang Allah, hari akhir, dan kebenaran Islam. Az-Zamakhsyari menjelaskan keindahan retorika dalam pengulangan kata waswas untuk menekankan bahaya yang terus menerus. Hamka menekankan bahwa perlindungan ini sangat diperlukan di zaman penuh fitnah dan godaan seperti sekarang.