➡️ Mekanisme: Hadhf
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Lalu katakanlah (kepadanya), "Maukah kamu menyucikan diri (dari kesesatan)?".
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Fa qul hal laka ilā an tazakkā" adalah isi dakwah: **Lalu katakanlah (kepadanya), "Maukah kamu menyucikan diri** (*an tazakkā*) **(dari kesesatan)?"** Ath-Thabari menerangkan bahwa *an tazakkā* berarti membersihkan diri dari syirik dan dosa. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ajakan ini menggunakan kata yang lembut, meskipun kepada Firaun yang zalim. Al-Baidhawi menguraikan bahwa penyucian diri adalah tujuan utama dakwah. Al-Alusi menekankan bahwa Allah menawarkan hidayah bahkan kepada yang paling zalim. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *an tazakkā* sebagai tawaran untuk kembali pada fitrah yang suci.