IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Fajr Ayat 15

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Fajr Ayat 15

15 Surah Al-Fajr Ayat 15 ⬇️
فَاَمَّا الْاِنْسَانُ اِذَا مَا ابْتَلٰىهُ رَبُّهٗ فَاَكْرَمَهٗ وَنَعَّمَهٗۙ فَيَقُوْلُ رَبِّيْٓ اَكْرَمَنِۗ
📘 Cara Baca:
fa ammal-insānu iżā mabtalāhu rabbuhụ fa akramahụ wa na''amahụ fa yaqụlu rabbī akraman
Arti Terjemahan Indonesia:
Maka adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, “Tuhanku telah memuliakanku.”
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ف
Maka adapun
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Tafṣīl
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fā' Isti'nāf, Ammā (أَمَّا) Tafṣīl (perincian).
Akar Kata: ف - أ م م
أما
adapun
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Tafṣīl
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf perincian.
Akar Kata: أ م م
الإنسان
manusia
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Mubtada'.
Akar Kata: أ ن س
اذا
apabila
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān
Kedudukan: Maf'ūl Fīh / Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Keterangan waktu.
Akar Kata: أ و ذ
ما
apa yang
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Zā'idah
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Mā (مَا) Zā'idah.
Akar Kata: م و ي
ابتلاه
mengujinya
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Fi'il Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah Muqaddarah
Penjelasan: Fi'il Syarat. Hā' (هُ) Maf'ūl Bih.
Akar Kata: ب ل و - ه و
ربه
Tuhannya
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad
Kedudukan: Fā'il
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fā'il dari ٱبْتَلَىٰهُ. Hā' (هُ) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ر ب ب - ه و
ف
lalu
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Jawab Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fā' Jawāb Syarṭ.
Akar Kata: ف
أكرمه
Dia memuliakannya
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Jawāb Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Hā' (هُ) Maf'ūl Bih.
Akar Kata: ك ر م - ه و
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
نعمه
memberinya kesenangan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada أَكْرَمَهُۥ. Hā' (هُ) Maf'ūl Bih.
Akar Kata: ن ع م - ه و
ف
maka
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: ف
يقولن
ia akan berkata
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri' Taukīd
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fi'il Muḍāri' bersambung dengan Nūn Taukīd.
Akar Kata: ق و ل
ربي
Tuhanku
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah Muqaddarah
Penjelasan: Yā' (ي) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ر ب ب - ي
أكرمن
telah memuliakanku
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Khobar
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Nūn (نِ) Nūn Wiqāyah, Yā'ul Mutakallim Mahḍūf Maf'ūl Bih.
Akar Kata: ك ر م - ن
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • ابْتَلَاهُ • Shorof
ابْتَلَاهُ berasal dari akar kata ب ل و. Bentuk aslinya adalah ابْتَلَوَهُ, merupakan Fiil Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf wāw (و) di akhir kata diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
Fiil • فَيَقُولُ • Shorof
فَيَقُولُ berasal dari akar kata ق و ل. Bentuk aslinya adalah يَقْوُلُ, merupakan Fiil Ajwaf Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Iskān & Naql

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Iskān dan Naql Harakah: Huruf wāw (و) disukunkan (Iskān) karena beratnya ḍammah, dan harakatnya dinukil (Naql) ke huruf sebelumnya (ق).
Fiil • أَكْرَمَنِ • Nahwu Hadhf Yā' al-Mutakallim
أَكْرَمَنِ berasal dari akar kata ك ر م. Bentuk aslinya adalah أَكْرَمَنِي, merupakan Fiil Shahih.

➡️ Mekanisme: Non-I'lal Hadhf

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Hadhf Yā' Mutakallim: Yā' Mutakallim (ِي) di akhir kata kerja dihapus (Hadhf) secara Qirā'ah/Nahwu untuk keringanan.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Tafṣīl wa Taʻlīl
Ayat 15 dan 16 adalah *Tafṣīl* (perincian) sifat buruk manusia. Kata **فَ (Fa)** digunakan berulang (tiga kali) menunjukkan *Taʻlīl* (sebab-akibat): ujian harta **menyebabkan** manusia berkata sombong.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata: "Tuhanku telah memuliakanku."

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Fa ammal insānu idzā mā ibtalāhu rabbuhu fa akramahū wa na’’amahū fa yaqūlu rabbī akraman" menggambarkan sifat manusia yang **salah memahami ujian** sebagai kemuliaan mutlak. Ibnu Katsir menerangkan bahwa jika Allah memberinya kekayaan dan kemuliaan, ia mengira itu adalah penghargaan, bukan ujian. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ini adalah sikap buruk yang lupa bersyukur. Al-Baidhawi menguraikan bahwa kemuliaan sejati adalah ketaatan, bukan harta. Al-Alusi menekankan bahwa manusia ini sombong dan lupa bahwa semua itu hanyalah ujian sementara. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ini sebagai penyakit mental yang mengukur iman dengan materi.