IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-'Alaq Ayat 4

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-'Alaq Ayat 4

4 Surah Al-'Alaq Ayat 4 ⬇️
الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ
📘 Cara Baca:
allażī 'allama bil-qalam
Arti Terjemahan Indonesia:
Yang mengajar (manusia) dengan pena.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
الذي
Yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl, Mufrad, Mudzakkar
Kedudukan: Na'at (Sifat)
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Na'at bagi ٱلْأَكْرَمُ.
Akar Kata: ل ذ ي
علم
mengajarkan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fi'il Māḍi. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (Dia).
Akar Kata: ع ل م
ب
dengan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Kasrah
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: ب
القلم
pena
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Mudzakkar
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim Majrūr.
Akar Kata: ق ل م
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
الَّذِي عَلَّمَ (Yang mengajar dengan)
Kalimat: Ism Mawṣūl [Kata Sambung] + Ṣilat al-Mawṣūl - Na't [Sifat] bagi Al-Akramu.
Tipe Analisis: Frasa
بِالْقَلَمِ (Menggunakan pena)
Frasa: Jār Majrūr [Diawali Huruf Jarr] - Muta'alliq [terkait] dengan Allazī 'Allama [Keterangan Alat].
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Ijaz
Penyebutan **الْقَلَمِ (al-Qalam/pena)** adalah *Ijaz* (keringkasan) yang merujuk pada segala bentuk pencatatan, penulisan, dan transmisi ilmu, menunjukkan bahwa pena adalah alat utama peradaban yang diajarkan Allah.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qalam (pena). Penjelasan tentang metode pengajaran pertama Allah kepada manusia, yaitu melalui tulisan.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini menyoroti keistimewaan Allah sebagai Dzat yang mengajarkan manusia dengan "al-qalam" (pena atau alat tulis). Ath-Thabari menerangkan bahwa pena adalah sarana utama untuk **mencatat dan mengabadikan ilmu**, yang merupakan nikmat besar bagi manusia. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ini mencakup semua jenis tulisan, baik yang ditulis malaikat maupun manusia. Al-Baidhawi menguraikan bahwa pena adalah kunci peradaban dan transfer ilmu dari generasi ke generasi. Hamka menekankan bahwa ayat ini mengangkat derajat menulis dan membaca sebagai perbuatan mulia dalam Islam.